Kisah Ulama Yang Menyamar Sebagai Pengemis

Ilustrasi
Imam Baqi bin Mikhlad nama beliau. Beliau dari negeri yang sangat jauh yaitu Andalusia sekarang bernama Spanyol. Dengarkan kisah suka dan dukanya dalam mengambil Ilmu kepada Imam Ahmad di Bagdad (Irak) selamat menyimak.

Beliau bercerita : Saya berangkat dengan berjalan kaki dari Andalusia menuju ke Baqdad untuk bertemu dengan Imam Ahmad untuk mengambil hadits dari beliau. Ketika saya mendekati Baqdad saya mendapati informasi tentang ujian yang menimpa Imam Ahmad sayapun menyadari bahwa Imam Ahmad dilarang untuk mengajar dan mengumpulkan manusia untuk mengajar mereka. Hal inipun membuat saya sedih berkepanjangan karena saya datang dari negeri yang sangat jauh dengan berjalan kaki tapi Imam Ahmad dilarang untuk mengajar.


Cara Mudah Memahami Riba'

Pertanyaan: Apakah definisi riba?

Jawaban:

Riba menurut bahasa adalah tambahan. Adapun menurut syari’at maka tidak semua tambahan dalam jual beli atau transaksi dapat dihukumi riba. Makna riba menurut syari’at tergantung bentuk ribanya. Para ulama menjelaskan:

Pertama: Riba Fadhl, yaitu tambahan dalam jual beli/pertukaran barang dengan barang yang semisal, yang termasuk dalam kategori barang-barang ribawi.

Kedua: Riba Nasiah, yaitu penundaan salah satu barang dalam serah terima pertukaran/jual beli, padahal barang tersebut termasuk kategori barang-barang ribawi.
Adapun yang dimaksud dengan barang-barang ribawi adalah yang disebutkan dalam sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

Amalan-amalan bulan Dzulhijjah dan keutamaannya

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ


Penulis: Al Ustadz Sufyan Kholid Ruray

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah ta’ala atas segala nikmat yang dicurahkan kepada hamba-hamba-Nya. Seorang hamba dituntut untuk selalu beribadah kepada Allah ta’ala sepanjang hayatnya. Allah ta’ala berfirman,

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Dan beribadahlah kepada Rabbmu sampai datang kepadamu kematian.” [Al-Hijr: 99]


Nasihat Untuk Anakku Kelak

Oh anaku yg kucinta,
ku tak ingin kamu jd pemimpin negara,
sehingga jadilah km seorang manusia,
yg lupa akan ilmu agama,

Oh anaku yg ku bangga, 
ku ingin kau menjadi seorang ulama, 
tempat dimana manusia bertanya, 
tentang perkara agama, 


Jawaban Atas Syubuhat Neo Mu'tazilah (Hizbut Tahrir)

Bismillah,

Tulisan ini ana ambil dari blog pribadi Al Ustadz Sofyan Chalid Ruray dalam kolom tanya jawab.

Penanya yang menamakan dirinya dengan Abdillah bertanya kepada Ustadz tentang syubhat Orang2 HTI, dan alhamdulilllah Ustadz menjawabnya dengan sangat ilmiah.
-----------------------------------
Pertanyaan: 


Perbedaan antara Penuntut Ilmu dan Pecandu Internet

Seorang penuntut ilmu, pertama sekali dia memperhatikan perbaikan dirinya sendiri dan senantiasa bersikap lurus, karena dia adalah teladan, baik dalam akhlaqnya maupun sikapnya.

Seorang penuntut ilmu, sangat bersemangat untuk meraih suatu kemanfaatan, bermajelis dengan para pemilik ilmu, pemilik keutamaan dan sifat wara’.

Seorang penuntut ilmu, senantiasa membekali diri dengan ilmu yang bermanfaat, menjaga waktunya (dari hal-hal yang tidak berguna), hingga engkau tidak melihatnya kecuali selalu mengambil manfaat, berpaling dari perkara yang sia-sia dan menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat saja.

Seorang penuntut ilmu, apabila dia berbicara maka dia memberi manfaat dengan perkataannya, jika dia menulis maka dia memberi manfaat dengan tulisannya, hingga orang yang bermajelis dengannya tidak akan pernah kosong dari suatu manfaat.

Bakti Seorang Ulama Buta pada Ibundanya (Menangis membacanya..)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al Barrak[1] adalah salah seorang ulama negeri saudi saat ini.Saya ingin menyebutkan kisah betapa berbaktinya Syaikh kami terhadap ibundanya dan Syaikh hafidzahullah telah mencontohkan teladan yang sungguh ajaib dalam berbakti,terkhusus di zaman sekarang ini.Ibunda Syaikh telah wafat sekitar 5 tahun silam.Saya akan menyebutkan beberapa kisah dalam beberapa point berikut tanpa perincian yang luas:

Syaikh Abdurrahman Al Barrak hafidzahullah dikenal hanya sedikit pergi haji.Sebabnya adalah tidak adanya persetujuan ibundanya rahimahallah.Beliau mulai berhaji lagi sejak Ibunya lemah ingatannnya dan bercampurnya sebagian hal sehingga menjadi memberikan izin baginya untuk pergi haji

Subhanallah..Betapa Sabarnya Rasulullah Shalallahu'alayhi Wassalam

Judul Asli "Kesabaran Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam"

Dari Aisyah radhiallahu anha dia berkata:


مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا قَطُّ بِيَدِهِ وَلَا امْرَأَةً وَلَا خَادِمًا إِلَّا أَنْ يُجَاهِدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا نِيلَ مِنْهُ شَيْءٌ قَطُّ فَيَنْتَقِمَ مِنْ صَاحِبِهِ إِلَّا أَنْ يُنْتَهَكَ شَيْءٌ مِنْ مَحَارِمِ اللَّهِ فَيَنْتَقِمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sama sekali tidak pernah memukul seorangpun dengan tangan beliau, tidak itu istri beliau, tidak pula pelayan beliau, kecuali saat berjihad di jalan Allah. Beliau tidak pernah sekalipun disakiti lalu beliau membalas pelakunya, kecuali bila hal-hal yang Allah haramkan dilanggar, maka beliau baru membalas karena Allah ‘Azza wa Jalla.” (HR. Muslim no. 2328)

Darimana Kita Memulai Shaf?


Oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz

Pertanyaan :

Shaf itu dimulai dari kanan ataukah dari belakang imam? Apakah disyari’atkan harus adanya keseimbangan antara kanan dan kiri? Dimana ada yang mengatakan: “seimbangkan shaf” sebagaimana dilakukan oleh mayoritas imam?

HUKUM BERTEPUK TANGAN

Pertanyaan: Apa hukum bertepuk tangan bagi laki-laki pada momen tertentu dan pertemuan-pertemuan?

Jawab:

Bertepuk tangan dalam pertemuan-pertemuan merupakan perbuatan jahiliah. Pendapat yang paling ringan menyatakan hukumnya makruh. Dan yang lebih nyata dari dalil-dalil yang ada adalah bahwa hal itu haram, karena kaum muslimin dilarang menyerupai orang-orang kafir. Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman menyebutkan sifat orang kafir penduduk Makkah:


Kesyirikan dalam Tradisi Labuhan Merapi yg pernah dipimpin Mbah MARDJAN merupakan salah satu sebab bencana Gunung Merapi

Al Ustadz Sofyan Chalid Ruray

Tradisi LABUHAN MERAPI yang pernah dipimpin MARIDJAN untuk menghormati KYAI SAPU JAGAT [Iblis penghuni Merapi, semoga Allah Ta'ala melaknatnya] yang mereka yakini sebagai penjaga keselamatan dan ketentraman Kesultanan dan warga Jogya, adalah bentuk SYIRIK kepada ALLAH TA'ALA dalam ULUHIYYAH dan RUBUBIYYAH sekaligus dan SEBAB TERBESAR bencana Merapi.

Rahmat Islam Untuk Rahmat Purnomo (Bag. 2 - Habis) (Kisah Muallaf)

(Lanjutan..)

Aku melanjutkan pencarianku tentang beberapa hal yang berkaitan dengan keyakinan, pada suatu hari kuletakkan Injil dan Al Quran di depanku, kutujukan pertanyaan pada injil, "Apa yang engkau ketahui tentang Muhammad?", jawabannya: tidak ada, karena nama Muhammad tidak terdapat dalam Injil. Kemudian kutujukan pertanyaan berikutnya pada Isa seperti Al Quran telah bercerita tentangnya, "Wahai Isa ibnu Maryam, apa yang engkau ketahui tentang Muhammad?" Jawabannya: sungguh Al Quran telah menyebutkan perkara yang tidak ada keraguan sedikitpun bahwa seorang Rasul yang pasti akan datang setelahku namanya adalah Ahmad. Allah berfirman atas lisan Isa 'alaihis salam,

Rahmat Islam Untuk Rahmat Purnomo 1 (Kisah Muallaf)

Al Ustadz Abu Hamzah Al Atsary

Ia adalah seorang laki-laki keturunan sang ayah Holandia dan ibu Indonesia dari kota Ambon yang terletak di pulau kecil di ujung timur kepulauan Indonesia. Kristen adalah agama yang diwariskan keluarganya dari bapak dan kakeknya.Kakeknya adalah seorang yang punya kedudukan tinggi pada agama kristen yang bermadzhab protestan, bapaknya juga demikian namun ia bermadzhab panticosta. Sedangkan ibunya sebagai pengajar injil untuk kaum wanita, adapun dia sendiri juga punya kedudukan dan sebagai ketua bidang da'wah di sebuah gereja "Bethel Injil Sabino".

KISAH PERJALANAN RUH

Al-Imam Ahmad, Abu Dawud, An-Nasai, Ibnu Majah, serta yang selainnya, telah meriwayatkan dari hadits Al-Baro’ bin ‘Azib, bahwa suatu ketika para sahabat berada di pekuburan Baqi’ul ghorqod. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendatangi mereka. Beliau pun duduk. Sementara para sahabat duduk disekitarnya dengan tenang tanpa mengeluarkan suara, seakan-akan di atas kepala mereka ada burung. Beliau sedang menanti penggalian kubur seorang yang baru saja meninggal.

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kepalanya dan mengucapkan:


أعوذ بِاللّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْر

“Aku berlindung kepada Allah dari adzab kubur.”

HUKUM SUMPAH POCONG

Tanya: Assalamu ‘alaikum wr. wb. Ada yang ingin ana tanyakan, apakah Islam membolehkan umatnya untuk melakukan sumpah pocong? Karena ada sebagian orang Islam yang melakukannya. (08197890***)

Jawab:

Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh

Pertama,Islam tidak mengenal adanya sumpah pocong, hal ini menunjukkan bahwa sumpah pocong bukan berasal dari Islam.

Kedua,didapatinya sebagian orang Islam yang melakukannya ini bukanlah dalil / ukuran dalam menilai suatu kebenaran, barometer kebenaran itu hanyalah Al Kitab dan As Sunnah.

Ummu Sulaim Al-Ghumaidha

Ummu Sulaim, reliefnya tegas melukiskan keberhasilan sosok ibu dalam mendidik anak. Satu mistar kebijaksanaan dan kesabasaran menjelmakan dirinya menjadi istri pilihan yang unggul. Mengantarkan segaris pengabdian yang teguh kepada pilar agama Âllâh untuk mendapatkan jannah.

Namanya Ghumaidha, binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundab bin Amin bin Ghunam bin Adi bin Najar Al Anshari Al Khazraji.
Pada masa jahiliyah dia menikah dengan Malik bin Nadhar dan melahirkan seorang anak yang bernama Anas bin Malik. Dia masuk Islam bersama para ~assabiqunal awwalun~ (golongan pertama yang masuk Islam) dari golongan Anshar.

Lebih Baik Punya Suami dalam Kenyataan daripada Punya Pangeran dalam Impian

Oleh : Al-ustadz Abu Ibrahim Abdullah al Jakarti

Diantara realita yang dijumpai pada sebagian wanita yang terlambat menikah terutama dikota metropolitan, dikarenakan sebagian mereka terbuai oleh idealisme mimpi, padahal tidak sedikit dari mereka yang umurnya mendekati atau mencapai kepala tiga. Sebagian mereka ada yang berkata, mengomentari temannya yang jauh umurnya dibawahnya ketika ia hendak menikah dengan berkata : “ apa tidak ada pilihan yang lain?” mengometari pilihan calon suami temannya. Padahal calonnya secara pisik termasuk orang yang Allah karuniakan fisik yang baik dan tidak sedikit yang bilang ganteng. Kalau dari sisi tanggung jawab, maka dia orang yang berusaha berpegang teguh pada agamanya dan orang yang bertanggung jawab.

Kekeliruan & Kesalahan di Hari Raya

Hari raya adalah hari bergembira bagi seluruh ummat Islam di Indonesia Raya, bahkan di seluruh dunia. Ini merupakan nikmat dari Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Namun kegembiraan ini terkadang disalahsalurkan oleh sebagian kaum muslimin dalam beberapa bentuk pelanggaran berikut:

Mengkhususkan Ziarah Kubur

Ziarah kubur merupakan perkara yang dianjurkan oleh syari’at kita, selama di dalamnya tak ada pelanggaran, seperti melakukan kesyirikan, dan perbuatan bid’ah (perkara yang tak ada contohnya). Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,


زُوْرُوْا الْقُبُوْرَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمْ الآخِرَةَ

“Berziarahlah ke kubur, karena sesungguhnya ia akan mengingatkan kalian tentang akhirat”. [HR. Ibnu Majah (1569). Hadits ini di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Al-Adab (518)]

KISAH ORANG YANG MENGEJEK SUNNAH RASULULLAH SHALALLAHU'ALAYHI WASSALAM

Penulis: Abul Abbas Khadhir Al-Limbory

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushobiy -hafidzahullah- berkata: “Telah disebutkan oleh Ibnu Katsir –rahimahullah- didalam Al-Bidayah wan Nihayah tentang kejadian-kejadian pada tahun 665, beliau –rahimahullah- berkata Asy-Syaikh Qathbuddin Al-Yunani berkata: “Telah sampai kepada kami bahwasanya seorang laki-laki yang dipanggil dengan Abu Salamah dari daerah Bushra, dia suka bercanda dan berbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Disebutkan disisinya tentang siwak dan keutamaannya, maka dia berkata: “Demi Allah, aku tidak akan bersiwak kecuali di dubur, kemudian dia mengambil sebatang siwak dan memasukkannya keduburnya kemudian dikeluarkan kembali.”

Nasihat Imam Asy-Syafi'i kepada Muridnya Imam Al-Muzany

Imam Muzany bercerita,”Aku menemui Imam Asy-Syafi’iy menjelang wafatnya, lalu aku berkata,”bagaimana keadaanmu pagi ini , wahai ustadzku?”

beliau menjawab, “Pagi ini aku akan melakukan parjalanan meninggalkan dunia, akan berpisah dengan kawan-kawanku, akan meneguk gelas kematian, akan menghadap kepada Allah dan akan menjumpai kejelekan amalanku. Aku tidak tau; apakah diriku berjalan ke syurga sehingga aku memberinya ucapan kegembiraan , atau berjalan ke neraka sehingga aku menghibur kesedihannya.”