Jawaban Atas Syubuhat Neo Mu'tazilah (Hizbut Tahrir)

Bismillah,

Tulisan ini ana ambil dari blog pribadi Al Ustadz Sofyan Chalid Ruray dalam kolom tanya jawab.

Penanya yang menamakan dirinya dengan Abdillah bertanya kepada Ustadz tentang syubhat Orang2 HTI, dan alhamdulilllah Ustadz menjawabnya dengan sangat ilmiah.
-----------------------------------
Pertanyaan: 


Perbedaan antara Penuntut Ilmu dan Pecandu Internet

Seorang penuntut ilmu, pertama sekali dia memperhatikan perbaikan dirinya sendiri dan senantiasa bersikap lurus, karena dia adalah teladan, baik dalam akhlaqnya maupun sikapnya.

Seorang penuntut ilmu, sangat bersemangat untuk meraih suatu kemanfaatan, bermajelis dengan para pemilik ilmu, pemilik keutamaan dan sifat wara’.

Seorang penuntut ilmu, senantiasa membekali diri dengan ilmu yang bermanfaat, menjaga waktunya (dari hal-hal yang tidak berguna), hingga engkau tidak melihatnya kecuali selalu mengambil manfaat, berpaling dari perkara yang sia-sia dan menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat saja.

Seorang penuntut ilmu, apabila dia berbicara maka dia memberi manfaat dengan perkataannya, jika dia menulis maka dia memberi manfaat dengan tulisannya, hingga orang yang bermajelis dengannya tidak akan pernah kosong dari suatu manfaat.

Bakti Seorang Ulama Buta pada Ibundanya (Menangis membacanya..)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al Barrak[1] adalah salah seorang ulama negeri saudi saat ini.Saya ingin menyebutkan kisah betapa berbaktinya Syaikh kami terhadap ibundanya dan Syaikh hafidzahullah telah mencontohkan teladan yang sungguh ajaib dalam berbakti,terkhusus di zaman sekarang ini.Ibunda Syaikh telah wafat sekitar 5 tahun silam.Saya akan menyebutkan beberapa kisah dalam beberapa point berikut tanpa perincian yang luas:

Syaikh Abdurrahman Al Barrak hafidzahullah dikenal hanya sedikit pergi haji.Sebabnya adalah tidak adanya persetujuan ibundanya rahimahallah.Beliau mulai berhaji lagi sejak Ibunya lemah ingatannnya dan bercampurnya sebagian hal sehingga menjadi memberikan izin baginya untuk pergi haji

Subhanallah..Betapa Sabarnya Rasulullah Shalallahu'alayhi Wassalam

Judul Asli "Kesabaran Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam"

Dari Aisyah radhiallahu anha dia berkata:


مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا قَطُّ بِيَدِهِ وَلَا امْرَأَةً وَلَا خَادِمًا إِلَّا أَنْ يُجَاهِدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا نِيلَ مِنْهُ شَيْءٌ قَطُّ فَيَنْتَقِمَ مِنْ صَاحِبِهِ إِلَّا أَنْ يُنْتَهَكَ شَيْءٌ مِنْ مَحَارِمِ اللَّهِ فَيَنْتَقِمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sama sekali tidak pernah memukul seorangpun dengan tangan beliau, tidak itu istri beliau, tidak pula pelayan beliau, kecuali saat berjihad di jalan Allah. Beliau tidak pernah sekalipun disakiti lalu beliau membalas pelakunya, kecuali bila hal-hal yang Allah haramkan dilanggar, maka beliau baru membalas karena Allah ‘Azza wa Jalla.” (HR. Muslim no. 2328)